TINGKATKAN KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING, UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI BERKOLABORASI DENGAN SLAWI FM DAN SFCOM TEGAL MENGGELAR SEMINAR “SPEAK TO INFLUENCE”
Selasa ( 25/06/24) Universitas Bhamada Slawi berkolaborasi dengan Slawi FM dan Sfcom Tegal mengadakan seminar bertema public speaking dengan judul “Speak To Influence”. Acara ini dihadiri kurang lebih 100 orang dari berbagai instansi yang berbeda, seperti mahasiswa, dosen, pelajar SMA/SMK, dan masyarakat umum. Kegiatan ini dilaksanakan pada pagi hari pukul 08.30 di ruang Aula Drs. Widodo, MM. Acara dimulai dengan proses registrasi ulang para peserta yang telah sebelumnya mendaftar di via daring sambil menunjukan NIK dan KK sebagai syarat presensi. Tiap peserta yang telah terdata diberikan kartu smartfen selaku sposnsor utama acara seminar ini.
Pukul 09.00 wib acara dimulai oleh pembawa acara. Setelah pembacaan susunan acara oleh MC, selanjutnya adalah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta dan segenap panitia penyelenggara di sana. Sambutan pertama disampaikan oleh Dr. Maufur, M.Pd selaku rektor Universitas Bhamada Slawi yang membuka secara resmi acara seminar. Dalam sambutannya beliau mempertegas bahwa semua orang sebetulnya mampu untuk berbicara, tapi untuk berbicara di depan umum itu adalah sebuah kecerdasan. Maka diperlukanlah sebuah seni berbicara yang dinamakan public speaking. Selaras dengan seminar ini yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum bagi para mahasiswa, pelajar bahkan dosen. Sambutan kedua adalah dari bapak Kusnianto,S.E, S.lp. selaku perwalikan dari Kominfo Tegal yang menggantikan ibu Dra. Nurhayati, MM karena beliau sedang ada dinas di luar kota.
Acara disambung dengan penandatanganan perjanjian hubungan kerja sama antara Universitas Bhamada Slawi dan Smartfen. Memasuki acara inti yaitu penyampaian materi oleh narasumber, di antaranya adalah Toto Sudibyo, SE,.MM selaku dosen dan ketua prodi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan bisnis Universits Bhamada Slawi, Dr. Dani M. Akhyar, S.T,.M.Si selaku Head of Corporate Communications & CRS smartfen, dan Bung TW yang merupakan MC serta penyiar Slawi FM. Pemateri pertama adalah dari bapak Toto Sudibyo yang mengawali tips How to Influence atau bagaimana menjadi seseorang yang berpengaruh. Orang yang memiliki pengaruh jelas harus mampu berbicara di depan umum. Tiga cara yang dibagikan oleh bapak Toto Sudibyo yaitu mengucapkan sesuai fakta/data bisa dipercaya, memberikan audiens pujian dan terakhir memberikan reward.
Pemateri kedua disampaikan oleh bapak Dani M. Akhyar. Inti dari apa yang beliau paparkan yaitu ‘setiap ada kesempatan untuk berbicara di depan umum, ambillah!’. Beliau menegaskan public speaking bisa berhasil karena banyaknya berlatih. Seperti berbicara di depan cermin bagi yang pemula, kemudian selalu mengajukan diri untuk menjadi presentator, pembicara atau bahkan sebagai orator. Pemateri terakhir disampaikan oleh Bung TW. Pengalamannya puluhan tahun sebagai penyiar radio, Bung TW memberikan teori sederhana bagi para peserta cara menjadi influence. Yaitu memperhatikan ekspreksi diri ketika berhadapan dengan orang lain dan cara meningkatkan kepercayaan diri yang sangat berguna pagi para pelajar.
Imron Suny, salah satu sales kartu perwakilan dari smarfen community memberikan sedikit info mengenai produk smartfen yang menyediakan layanan kouta, pulsa, wifi dan menginfokan penggunaan kartu smartfen yang dibagikan secara gratis oleh panitia. Di penghujung acara ditutup dengan pembagian doorprize bagi para peserta yang beruntung. Seperti hadiah voucher, kaos, tote bag, se-paket ptoduk teh dari poci dan 1 set perlengkapan teh premium dari poci. Bagi pemenang challenge foto terbaik akan diberikan paket palugada langsung dari tim smartfen.
Harapnya dengan kegiatan seminar pada kali para para peserta bisa meningkatkan kemampuan public speaking dan memahami bahwa berbicara membutuhkan keterampilan dan materi yang nantinya bisa mendapatkan attention orang lain hingga mampu mempengaruhi orang lain. Kemampuan speak to influence ini sangat dibutuhkan di kehidupan nyata maupun di kehidupan maya (sosial media).
Penulis: Virga
Komentar
Posting Komentar