BHAMADA BADMINTON CLUB ADAKAN TURNAMEN BADMINTON CUP UNTUK MEMERIAHKAN DIES NATALIS UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI KE-III


Unit Kegiatan Mahasiswa BBC (Bhamada Badminton Club) mengadakan sebuah perlombaan Badminton Cup dalam rangka memeriahkan Dies Natalis Universitas Bhamada Slawi ke-III. Acara ini diadakan pada tanggal 15 Juli 2024. Bertempat di Auditorium yang memiliki dua lapangan Badminton. Di sebelah timur adalah lapangan 1 dan di sebelah barat adalah lapangan 2. Tamu yang hadir dalam upacara pembukaan adalah para dosen beserta staf dan jajarannya dari Universitas Bhamada Slawi. Upacara pembukaan dimulai pada pukul 08.30 wib. Menurut informasi yang disampaikan oleh ketua pelaksana, acara perlombaan Badminton Cup ditotal ada 27 tim yang terdiri dari 6 tim perempuan dan 21 tim laki-laki. Para peserta yang mendaftar pertandingan ini dibuka untuk mahasiswa/mahasiswi serta karwayan dan staf Universitas Bhamada Slawi. Pertandingan yang dijalankan pada perlombaan ini yaitu sektor ganda putra dan juga ganda putri. 


Badminton Cup resmi dibuka oleh Bapak Firman Hidayat, S.Kep.,Ns.,M.kep.,Sp.Kep.J., selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan yang juga memberikan sedikit sambutan kepada para peserta. Beliau mencetuskan bahwa Badminton ini adalah salah satu olahraga yang menyehatkan, sehingga yang akan menjadi pemenang maupun yang kalah dalam babak penyisihan akan tetap mendapatkan manfaat dari pertandingan Badminton ini. Sebab siapapun yang berolahraga sepenuh hati jiwa dan raganya akan sehat. Setelah upacara ditutup beberapa dosen terpilih masuk ke arena lapangan untuk melakukan servis. Aksi servis dari Bapak Firman Hidayat, S.Kep.,Ns.,M.kep.,Sp.Kep.J adalah simbolis dari resminya acara Badminton Cup dibuka.


Tiap lapangan sudah dipersiapkan sedemikian rupa oleh pihak panitia agar pertandingan berjalan tertib dan adil. Ada seorang wasit di lapangan tiap sudut. Ada pula wasit yang mengatur jalannya pertandingan yang duduk paling atas untuk memantau arah jatuh bola dan mencatat tiap point yang masuk. Terakhir ada pengatur papan skor yang dilakukan secara manual oleh seorang panitia. Pertandingan yang berlangsung itu saling bersamaan. Ketika tim yang bertanding di lapangan 1 siap, di lapangan kedua pun pertandingan ikut dimulai. Tim dipanggil dengan nama tiap pesertanya. Kebanyakan adalah perlawanan antara mahasiswa dengan para dosen atau staf, ada juga beberapa dosen dan mahasiswa berada dalam satu tim yang sama. Pada pertandingan ini kedua tim bisa beradu hingga rubber game. Akan tetapi jika salah satu tim tersebut berhasil meraih kemenangan langsung 2 set maka set ke 3 tidak perlu dilakukan dan tim tersebut otomatis akan lanjut ke babak selanjutnya untuk berhadapan dengan tim lain yang juga lolos pada bahak penyisihan. 


Senin (15/07) pertandingan ini dimulai dengan memainkan pasangan ganda putri di lapangan 1 dan ganda putra di lapangan 2. Pada jalannya pertandingan beberapa peserta terlihat menonjol dibandingkan yang lainnya, baik itu karena kekuatan maupun mental. Pasangan Nur Syafa dan Doni salah satunya, mereka memulai awal pertandingan dengan cukup menjanjikan. Pukulan smash keras dilontarkan mereka tiap saat. Kekuatan fisiknya tidak main-main. Namun pada set kedua mereka sering melakukan kecerobohan dengan memberikan pukulan yang terlalu berlebihan sehingga bola selalu berada di garis luar atau out. Akan tetapi pada pertandingan itu yang mereka hadapi adalah sepasang dosen, yang jelas fisik kedua mahasiswa tersebut jauh lebih mumpuni dan akhirnya berhasil memenangkan pertandingan.


Pada sektor ganda putri beberapa dosen wanita sangat antusias untuk menghadapi murid-murid mereka. Ditambah dengan dukungan dari sesama dosen dan staf kampus, pertandingan ganda putri jadi semakin seru karena para suporter saling adu sorak untuk menyemangati tim yang mereka dukung. Tim yang berhasil lolos ke babak final dari ganda putra adalah pasangan Pak Risnanto & Pak Mashuri vs pak Sigit & Pak Gunawan yang dimenangkan oleh pasangan Pak Risnanto & Pak Mashuri dua set langsung. Pasangan mahasiswa Nur Syafa & Doni yang pada awal pertandingan terlihat mendominasi harus puas dikalahkan oleh Pak Risnanto & Pak Mashuri di semi final. Setidaknya mereka berdua berhasil mengamankan tempat di urutan ke 3.


Lain halnya dengan final ganda putra yang mempertemukan sesama dosen, pada ganda putri sepasang mahasiswi harus membuktikan diri dibabak final untuk mengalahkan sepasang tim mahasiswi yang berlatar belakang mengikuti UKM BBC. Nama mereka adalah Triyana & Dewi yang akan melawan Lydia & Zahrotul. Kemenangan diraih memuaskan oleh pasangan ganda putri Triyana & Dewi dengan 2 set langsung yaitu 21-4 dan 21-5. Walau harus kalah setidaknya pasangan Lydia & Zahrotul berhasil mengalahkan pasangan ganda putri dosen/staf pada babak semi final sebelumnya. Sehingga Ibu Renita dan Ibu Mei hanya bisa berhasil memperoleh posisi ketiga setelah pasangan Lydia & Zahrotul yang dinobatkan sebagai runner up. Tiap pemain yang memangkan turnamen ini akan mendapatkan hadiah berupa raket+ uang tunang bagi juara 1, dan juga mendapat jersey+ uang tunai bagi juara 2 dan 3. Pertandingan ditutup dengan penyerahan hadiah dan foto bersama para juara.
 

Komentar