Rabu (18/09/2024), Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf menyoroti kasus perundungan di SMA Binus Simprug yang diduga dilakukan oleh 8 siswa terhadap seorang temannya. Ia mempertanyakan keberadaan Satgas Anti-Bullying.Awalnya, Dede mengungkapkan kekhawatirannya jika aparat sering masuk ke sekolah karena kurang efektifnya Satgas Anti-bullying."Saya prihatin kasus bullying ini terjadi di sekolah dengan kriteria unggul dan fasilitas yang mungkin sudah tercukupi. Peran sekolah menjadi sangat penting, saya khawatir dengan fenomena aparat penegak hukum yang jadi sering masuk ke sekolah," kata Dede Yusuf dalam keterangan tertulisnya,Aksi perundungan di SMA Binus Simprug dikatakan menambah panjang kasus bullying yang sedang marak terjadi. Kasus perundungan di Binus School sendiri juga sudah pernah terjadi sebelumnya yakni pada bulan Maret lalu, tepatnya di Binus School Serpong yang melibatkan anak dari artis Vincent Rompies.Kasus tersebut dilakukan oleh sejumlah oknum murid kelas 12 dengan nama 'Geng Tai' kepada murid kelas 10. Dalam kasus ini, polisi menetapkan 4 tersangka yakni E (18), R (18), J (18), dan G (19).Dede pun mengatakan, kasus bullying yang berakhir hingga ke jalur hukum dapat menimbulkan banyak dampak negatif. Ia menyebut proses belajar mengajar juga jadi tidak efektif.Padahal Kementerian Pendidikan, Budaya (Kemendikbud) dan Ristek sudah memiliki regulasi terkait masalah bullying di sekolah yakni Permendikbud No 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (Permendikbudristek PPKSP). Permendikbud ini juga mewajibkan dibuatnya Satuan Tugas (Satgas) untuk mengurus masalah bullying di sekolah.Jika melihat dari kasus di atas dapat disimpulkan jika bullying adalah tindakan mengganggu, mengusik, atau menyakiti orang lain secara fisik atau psikis. Tindakan ini bisa dalam bentuk bentuk kekerasan verbal, sosial, atau fisik yang dilakukan secara berulang kali dan dari waktu ke waktu. Secara etimologi, asal usul kata bullying berarti penggertak, yaitu seseorang yang suka mengganggu yang lemah.Adapun beberapa jenis-jenis bullying yang sedang sering terjadi diantaranya: (1) kontak fisik langsung (2)kontak verbal langsung (3)perilaku non-verbal langsung (4)perilaku non verbal tidak langsung (5)cyber bullying (6)pelecehan seksual (7)perundungan emosionalBanyak sekali hal yang dapat menjadi Alasan banyak sekali anak-anak dan remaja yang menjadi korban bullying salah satunya mereka kurang pandai dalam berkomunikasi dan sedikit memiliki teman, oleh sebab itu banyak yang meremehkan khususnya oleh para orang-orang yang tidak memiliki perasaan bertanggung jawab ataas Tindakan yang dilakukannya.
penulis: Durotun nasihah
Komentar
Posting Komentar