Himika Universitas Bhamada Slawi Gelar Seminar Keperawatan: Faktor Risiko GERD pada Mahasiswa dengan Gaya Hidup Modern.
Slawi, Himpunan Mahasiswa Sarjana Keperawatan atau biasa disebut Himika menyelenggarakan Seminar Keperawatan “Faktor Risiko Gerd Pada Mahasiswa Dengan Gaya Hidup Modern”. Sabtu (31/1/2026) di Aula Drs. Widodo lantai 2 Universitas Bhamada Slawi yang dihadiri oleh mahasiswa kampus Universitas Bhamada Slawi serta umum. Adapun tamu undangan yang menghadiri acara seminar ini adalah Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Kepala Prodi Sarjana Keperawatan.
Acara ini berlangsung pada pukul 07.30. Di mana peserta seminar melakukan registrasi dan memasuki tempat seminar. Peserta seminar terbagi menjadi dua, yaitu offline dan online. Peserta offline totalnya ada 161 dan untuk peserta online ada sekitar 53 mahasiswa. Setelah itu acara berjalan khidmat mulai dari pembukaan, sambutan-sambutan oleh tamu undangan hingga menuju ke kegiatan yang ditunggu-tunggu yaitu pemaparan materi seminar tentang faktor risiko gerd pada mahasiswa.
Ada dua materi dalam seminar ini. Materi pertama diberikan oleh dr. Aditya Prabowo, Sp. PD mengenai bagaimana cara mendeteksi dini penyakit gerd. Materi berikutnya dibawakan oleh Deni Irawan, S.Kep., Ns, M.Kep. tentang kegawatdaruratan pada penyakit gerd. Prosesi pemaparan tiap materi dipandu oleh moderator yang terlebih dahulu membacakan CV pemateri, dilanjutkan pemaparan materi oleh pemateri, sesi tanya jawab, hingga ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada pemateri.
GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease adalah penyakit pencernaan kronis saat asam lambung naik kembali ke kerongkongan (esofagus) karena otot sfingter esofagus bawah yang melemah, menyebabkan gejala seperti dada panas terbakar (heartburn), rasa asam/pahit di mulut, dan nyeri ulu hati, yang jika tidak ditangani dapat merusak dinding kerongkongan. “Di zaman sekarang apalagi di kalangan mahasiswa banyak yang terkena gerd dan itu dianggap sepele oleh mereka. Dan kasus umumnya seperti setelah makan terus langsung rebahan, lalu habis makan merokok seperti yang tadi sudah dijelaskan oleh pemateri.” komentar panitia tentang alasan utama mereka mengambil seminar dengan topik penyakit gerd.
Materi ini sangat penting diketahui oleh seluruh mahasiswa dengan hidup yang kini serba modern dan juga serba instan supaya mereka tidak menyepelekan hal-hal kecil seperti makan langsung rebahan atau merokok yang mana jika diremehkan bisa menjadi penyakit kronis yang berakibat fatal. “Harapan dari panitia setelah seminar ini adalah peserta bisa lebih aware atau peduli terhadap kebiasaan kecil seperti yang sudah dicontohkan supaya tidak memiliki penyakit gerd.” ujar Zaki Firmansyah selaku panitia penyelenggar
a seminar.

Komentar
Posting Komentar