Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bhamada Slawi menyelenggarakan kegiatan Audiensi Terbuka bersama pimpinan dan seluruh elemen kampus pada Jumat, 13 Maret 2026.
Slawi – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bhamada Slawi menyelenggarakan kegiatan Audiensi Terbuka bersama pimpinan dan seluruh elemen kampus pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Drs. Widodo Universitas Bhamada Slawi mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Audiensi terbuka ini diadakan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, pendapat, serta berbagai masukan terkait perkembangan dan kemajuan kampus. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam menyampaikan pandangan mereka secara langsung kepada pihak pimpinan kampus.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BEM Universitas Bhamada Slawi ini melibatkan mahasiswa serta pimpinan kampus dalam sebuah forum diskusi terbuka. Dalam forum tersebut, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai permasalahan, kritik, maupun saran yang membangun demi terciptanya lingkungan akademik yang lebih baik. Melalui audiensi ini, BEM juga mengajak seluruh mahasiswa untuk berani menyuarakan pendapatnya dengan semangat.
Salah satu anggota BEM menyatakan rasa puas atas jalannya audiensi tersebut. Meskipun awalnya sempat muncul keraguan, pihak BEM menilai respon dari para petinggi Universitas Bhamada Slawi cukup baik dan transparan. "Responnya cukup puas. Karena dari BEM awalannya mengira acaranya akan kurang tapi respon dari petinggi-petinggi Universitas cukup baik dan transparan. Mungkin seperti tuntutan-tuntutan tadi akan diselesaikan ataupun akan diusut tuntas di hari lebaran, dan mana yang nanti diselesaikan akan dikabarkan oleh BEM karena kami juga akan bertemu langsung dengan yang bersangkutan apa yang perlu diselesaikan langsung, dan yang mana akan dikabarkan secepatnya," ujar perwakilan BEM.
Rektor Universitas Bhamada Slawi sendiri menyambut hangat inisiatif diakusi ini. Beliau mengapresiasi semangat mahasiswa yang mengingatkannya pada masa mudanya, namun tetap memberikan catatan agar penyampaian aspirasi ke depan bisa lebih baik. "Intinya saya mengucapkan terima kasih, yang kedua ada rasa senang karena itu sesuatu yang saya harapkan karena saya pernah melakukan hal seperti itu saat saya sama seperti mereka (mahasiswa) hanya saja lebih tertib, sistematis, ilmiah dan sebagainya," ungkap Rektor.
Menanggapi tuntutan mahasiswa seperti ketersediaan lahan parkir, Rektor menjelaskan bahwa kendala fasilitas juga dirasakan oleh pihak dosen. Hal ini akan dijadikan landasan untuk mengusulkan perbaikan kepada pihak yayasan. Namun, beliau juga memberikan edukasi terkait realitas anggaran. "Ada beberapa hal yang tidak bisa diwujudkan dan perlu dirapatkan karena banyak faktor-faktor lain yang perlu dipertimbangkan, seperti sumber dana yang bukan berasal dari kampus tapi dari pihak lain. Tapi saya katakan untuk segera yang bisa diinstruksikan di hari lebaran."
Sebagai langkah nyata, pihak kampus berkomitmen untuk merealisasikan perbaikan-perbaikan yang diinginkan mahasiswa dengan target pelaksanaan pada momen Lebaran mendatang. Pihak kampus juga menegaskan dukungannya terhadap kegiatan serupa di masa depan, dengan harapan forum selanjutnya dapat berjalan lebih proporsional, rasional, dan ilmiah.
Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi sarana komunikasi yang efektif antara mahasiswa dan pihak kampus sehingga berbagai aspirasi dapat didengar dan ditindaklanjuti secara bersama.
Dengan adanya audiensi terbuka ini, diharapkan tercipta hubungan yang lebih baik antara mahasiswa dan pihak kampus serta terwujudnya lingkungan pendidikan yang lebih transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kemajuan bersama.

Komentar
Posting Komentar