Himadika Universitas Bhamada Slawi Gelar Rapid Trauma Nursing Assessment dalam Seminar Nasional


Slawi – Himpunan Mahasiswa D3 Keperawatan (Himadika) Universitas Bhamada Slawi sukses menyelenggarakan Seminar dan Webinar Nasional 2026 dengan tema "Rapid Trauma Nursing Assessment: Implikasi terhadap Praktik Keperawatan di IGD". Acara ini berlangsung pada Sabtu (28/3/2026) pukul 08.00 WIB yang bertempat di Aula Drs. Widodo, MM Universitas Bhamada Slawi. Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan. 


Seminar ini menghadirkan dua narasumber yaitu Deni Irawan, S.Kep., Ns., M.Kep., merupakan Dosen Universitas Bhamada Slawi yang membahas manajemen sirkulasi, serta Bpk. Fajar Adiwijaksono dari Gadarmedik Indonesia yang memaparkan Airway and Breathing Management. Pihak panitia menyatakan bahwa acara yang sepenuhnya dikelola oleh Himadika ini berjalan sukses dan melampaui ekspektasi awal mereka. 


"Acara Seminar dan Webinar Nasional 2026 itu acara yang diselenggarakan oleh Himadika sendiri dan hasilnya alhamdulillah di luar ekspektasi karena responsnya sangat luar biasa," ujar ketua panitia penyelenggara.


​Rapid Trauma Nursing Assessment merupakan metode krusial bagi perawat untuk mengidentifikasi cedera yang mengancam nyawa dalam waktu singkat di unit gawat darurat. Melalui seminar ini, peserta diajak memahami bahwa dalam situasi trauma, setiap detik sangatlah berharga untuk menentukan keselamatan pasien. Pemaparan materi yang komprehensif ini diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis yang siap diaplikasikan di lapangan, mengingat pentingnya ketepatan penilaian klinis dalam menyelamatkan nyawa di Instalasi Gawat Darurat (IGD).


​Respons positif juga datang dari para peserta yang merasa mendapatkan tambahan wawasan yang sangat menarik dan aplikatif. Salah satu mahasiswa juga memberikan rating 10/10 dalam menyatakan kepuasannya terhadap kualitas materi dan organisasi acara dalam penyelenggaraan seminar tahun ini. 


"Seminar dan materinya sangat menarik serta menambah wawasan saya. Pelajaran yang saya dapat adalah setiap detik nyawa itu sangat berharga, dan rapid assessment sangat membantu perawat mengidentifikasi cedera yang mengancam nyawa dalam waktu singkat," ungkap salah seorang peserta.

Komentar